Published on July 26, 2009 by omahinfo
Telnet
Telnet atau Terminal Emulation adalah program yang memungkinkan anda untuk mengetikkan perintah seakan-akan anda berada pada mesin tersebut. Telnet menjadi tools yang banyak digunakan oleh hacker karena hampir semua OS mempunyai tools ini dan penggunaannya yang sangat sederhana.
Karena telnet mensimulasikan terminal, maka perintah-perintah yang anda lakukan akan menggunakan resource dari server secara penuh dan bukan resource dari computer client.
Telnet server digunakan oleh telnet client untuk mengeksekusi perintah dan bisa di install pada WinNT, Win2000, Linux, Unix, dll. Syntax penggunaan Telnet adalah :
C:\Telnet target port
Tracert
Tracert adalah utility yang digunakan untuk mengetahui tempat-tempat yang dilalui oleh suatu paket mencapai tujuannya. Dengan tracert anda bisa mengetahui lokasi-lokasi yang dilalui oleh suatu paket dan meneliti kecepatan serta masalah yang terjadi selama paket dalam perjalanan.
Tracert Tujuan
Netstat
Netstat adalah utility untuk mengetahui statistic dari protocol dan current state dari koneksi TCP/IP.
Nbstat
Nbstat adalah utility untuk mengecek koneksi Netbios over TCP/IP, update chace LMHOSTS dan scope ID.
SNMP
SNMP atau Simple Network Management Protokol adalah protocol yang digunakan untuk memonitor status komunikasi antara bermacam-macam host yang menggunakan protocol TCP/IP. Contoh yang bisa dimonitor oleh SNMP ini adalah :
*Komputer NT/W2K
*LAN Manager Server
*Router
*Gateways
*Mini Computer
*Mainframe
*Terminal Server
*Hubs
*Dll
2 Comments, Filed under:
Uncategorized Tags:
berinteraksi,
chace,
client,
command,
current,
emulation,
hacker,
host,
hubs,
ID,
install,
interaktive,
ip,
linux,
LMHOSTS,
manage,
management,
memonitor,
mengeksekusi,
mengetikkan,
mensimulasikan,
mesin,
mode,
nbstat,
Netbios,
netstat,
network,
next,
nslookup,
os,
over,
perintah berada,
perjalanan,
program,
protokol,
resource,
router,
scope,
sederhana,
server,
simple,
snmp,
state,
statistik,
syntak,
tcp,
Telnet,
terminal,
tools,
tracert,
unix,
update,
utility,
win2000,
winnt
Published on July 20, 2009 by omahinfo
Telnet
Telnet atau Terminal Emulation adalah program yang memungkinkan anda untuk mengetikkan perintah seakan-akan anda berada pada mesin tersebut. Telnet menjadi tools yang banyak digunakan oleh hacker karena hampir semua OS mempunyai tools ini dan penggunaannya yang sangat sederhana.
Karena telnet mensimulasikan terminal, maka perintah-perintah yang anda lakukan akan menggunakan resource dari server secara penuh dan bukan resource dari computer client.
Telnet server digunakan oleh telnet client untuk mengeksekusi perintah dan bisa di install pada WinNT, Win2000, Linux, Unix, dll. Syntak penggunaan Telnet adalah :
C:\>Telnet target port
Nslookup
Nslookup adalah tools yang dibuat untuk berinteraksi dengan DNS yang bisa digunakan dengan 2 mode, yaitu interactive dan command mode. Contoh penggunaan NSLookup pada command mode :
Nslookup host
Tracert
Tracert adalah utility yang digunakan untuk mengetahui tempat-tempat yang dilalui oleh suatu paket mencapai tujuannya. Dengan tracert anda bisa mengetahui lokasi-lokasi yang dilalui oleh suatu paket dan meneliti kecepatan serta masalah yang terjadi selama paket dalam perjalanan.
Tracert tujuan
Netstat
Netstat adalah utility untuk mengetahui statistic dari protocol dan current state dari koneksi TCP/IP.
Nbstat
Nbstat adalah utility untuk mengecek koneksi Netbios over TCP/IP, update chace LMHOSTS dan scope ID.
SNMP
SNMP atau Simple Network Management Protokol adalah protocol yang digunakan untuk memonitor status komunikasi antara bermacam-macam host yang menggunakan protocol TCP/IP. Contoh yang bisa dimonitor oleh SNMP ini adalah :
*Komputer NT/W2K
*LAN Manager Server
*Router
*Gateways
*Mini Computer
*Mainframe
*Terminal Server
*Hubs
*DLL
6 Comments, Filed under:
Uncategorized Tags:
berada,
berinteraksi,
chace,
client,
command,
computer,
current,
digunakan,
emulation,
gateways,
hacker,
interactive,
ip,
kecepatan,
komunikasi,
koneksi,
lakukan,
linux,
lokasi,
mainframe,
management,
manager,
memonitor,
memungkinkan,
meneliti,
mengecek,
mengeksekusi,
mengetahui,
mengetikkan,
mensimulasikan,
mesin,
mode,
nbstat,
Netbios,
network,
os,
over,
paket,
penggunaan,
penggunaannya,
perintah,
program,
protokol,
resource,
router,
scope,
sederhana,
server,
simple,
state,
statistic,
status,
syntak,
tcp,
Telnet,
tempat,
terminal,
tools,
tracert,
tujuan,
unix,
update,
win2000,
winnt
Published on July 8, 2009 by omahinfo
Tentunya akan sangat repot jika anda harus mengingat alamat suatu web site dengan http://64.4.54.7 dibandingkan dengan http://www.hotmail.com . Fungsi utama dari DNS adalah merubah no IP menjadi nama yang lebih mudah untuk diingat. Setiap kali anda menuju ke suatu server dengan nama, computer akan mencari ke DNS server yang ditunjuk untuk menanyakan alamat IP dari nama tersebut kemudian melakukan koneksi ke alamat IPnya. Tanpa alamat IP, komunikasi tidak akan bisa dilakukan.
Jadi anda bisa juga melakukan browsing dengan langsung mengetikkan alamat IP yang lebih susah diingat tapi hal ini tentunya lebih cepat Karena computer tidak perlu lagi menghubungi DNS server untuk menanyakan alamat IP nya. Kekurangan dengan menghafal alamat IP yang lain adalah seringkali alamat IP berubah-ubah karena server yang berpindah tempat atau berpindah ISP nya sehingga alamat IP berubah tapi namanya tetap sama.
HOST File
Host file yang digunakan untuk mengidentifikasikan nama host dan alamat IP. Fungsi host file bisa dikatakan hampir sama dengan DNS hanya pada HOST file bersifat flat dan local. Setiap entry juga harus ditambahkan secara manual pada HOST file ini.
Anda bisa juga mempercepat browsing anda dengan menambahkan alamat IP dan nama sehingga ketika anda browsing, computer tidak menanyakan lagi ke DNS server tapi langsung mengambil entri dari HOST file. Secara default lokasi dari HOST file ini adalah : /systemroot/system32/drivers/etc
14 Comments, Filed under:
Uncategorized Tags:
alamat,
browsing,
diingat,
ditambahkan,
dns,
entry,
file,
host,
hotmail,
ip,
Komputer,
komunikasi,
koneksi,
langsung,
lokal,
menanyakan,
mengetikkan,
mengidentifikasikan,
mengingat,
merubah,
mudah,
next,
repot,
server,
susah,
unsoed,
web
Published on June 19, 2009 by omahinfo
Ketika anda melihat suatu alamat IP yang tediri atas format ww.xx.yy.zz sebenarnya alamat IP tersebut bisa dibagi menjadi 2 bagian, yaitu bagian yang dinamakan sebagai Network ID dan Host ID.
Network ID merupakan nomor yang harus sama dalam suatu jaringan yang sama sehingga computer bisa saling berkomunikasi.
Host ID merupakan nomor yang harus unik dalam suatu jaringan jika terdapat Host ID yang sama maka akan terjadi bentrok di network sehingga salah satu computer menjadi tidak bisa berkomunikasi.
Secara default pembagian network ID dan host ID pada class A, B, dan C adalah sebagai berikut :
Class A NetID, HostID, HostID, HostID
Class B NetID, NetID, HostID, HostID
Class C NetID, NetID, NetID, HostID
Subnet Mask
Karena perkembangan dari alamat IP yang berkembang begitu pesat dan mengakibatkan cepatnya IP yang habis terpakai maka dibulatkan konsep network mask atau yang sering disebut sebagai subnet mask. Subnet mask default untuk class network adalah sebagai berikut ini :
*Class A : 255.0.0.0
*Class B : 255.255.0.0
*Class C : 255.255.255.0
Fungsi dari subnet mask adalah untuk membagi antara NetID dan HostID default.
Post comment, Filed under:
Uncategorized Tags:
alamat,
bagian,
bentrok,
berkomunikasi,
cepat,
class,
default,
dibulatkan,
format,
host,
ID,
ip,
jaringan,
Komputer,
mask,
melihat,
network,
next,
nomor,
pembagian,
subnet,
terbagi,
unik
Published on June 17, 2009 by omahinfo
Melanjutkan dari artikel Instalasi dan Konfigurasi TCP/IP, kali ini saya akan menerangkan tentang pengelompokan IP Network. Untuk menentukan posisi Network ID dan Class ID , TCP/IP terbagi atas 5 class, tetapi karena sampai saat ini yang dipakai 3 class maka sering dikatakan bahwa TCP/IP dibagi atas 3 class yaitu :
|
Class
|
Dari
|
Sampai dengan
|
Jumlah NetID
|
Jumlah Host ID
|
|
A
|
1
|
126
|
126
|
16.277.214
|
|
B
|
128
|
191
|
16.384
|
65.543
|
|
C
|
192
|
223
|
2.097.152
|
254
|
|
D
|
Reserved
|
|
|
|
|
E
|
Reserved
|
|
|
|
Beberapa no IP disediakan khusus digunakan untuk internal sehingga no IP tersebut tidak akan anda temui di internet. Adapun IP yang telah disediakan ini adalah 127.0.0.1 sebagai loopback IP khusus yang digunakan untuk internal Network yang tidak akan konflik dengan eksternal IP di internet yaitu :
10.0.0.1 s/d 10.255.255.254
172.16.0.1 s/d 172.31.255.254
192.168.0.1 s/d 192.168.255.254
No IP 127 merupakan alamat IP yang khusus dan digunakan secara internal oleh computer misalkan untuk komunikasi antar service dengan menggunakan protocol TCP/IP. Alamat 127 ini tidak melalui network adapter dan melakukan route langsung kembali ke dirinya sendiri. Jika anda tidak mempunyai ethernet adapter sedangkan OS mengharuskan anda menginstalasi Ethernet adapter, maka anda bisa menginstall Loopback adapter.
2 Comments, Filed under:
Uncategorized Tags:
adapter,
Artikel,
class,
ID,
instalasi,
internal,
Internet,
ip,
konfigurasi,
konflik,
loopback,
melanjutkan,
menentukan,
menerangkan,
menginstall,
network,
next,
os,
pengelompokan,
posisi,
reserved,
service,
tcp
Published on June 15, 2009 by omahinfo
Pada saat anda melakukan instalasi TCP/IP terdapat beberapa fields yang perlu anda isi.
Fields dan keterangan
IP Address : Alamat dengan format ww.xx.yy.zzn dan harus unik di dalam jaringan.
Subnet Mask : Alamat dengan format ww.xx.yy.zz
Default Gateway : Alamat dengan format ww.xx.yy.zz yang merupakan optional.
Preferred DNS : Alamat dengan format ww.xx.yy.zz yang merupakan optional.
Alternate DNS : Alamat dengan format ww.xx.yy.zz yang merupakan optional.
Mengetest Koneksi
Setelah instalasi TCP/IP anda bias memverifikasi hasil instalasi, dengan program “ping”.
Program ping akan mengirimkan ICMP ECHO REQUEST dan akan mendapatkan respon berupa ICMP ECHO REPLY. Program ini paling banyak dipakai oleh system administrator untuk mengetest koneksi jaringan.
Ping Target
3 Comments, Filed under:
Uncategorized Tags:
administrator,
alamat,
alternate,
anda,
balasan,
beberapa,
default,
dilakukan,
dipakai,
ditest,
diverifikasi,
dns,
echo,
fields,
format,
gateway,
icmp,
instalasi,
ip,
isi,
jaringan,
kandungan,
koneksi,
konfiguarsi,
laku,
mask,
melakukan,
memverifikasi,
mengetest,
mengirimkan,
next,
optional,
pakai,
perlakuan,
ping,
preferred,
program,
reply,
request,
respon,
saat,
send,
subnet,
system,
tanggapan,
tcp,
terpakai,
test,
unik,
verifikasi
Published on June 11, 2009 by omahinfo
Melanjutkan artikel dari Overview TCP (yang masih penasaran sebaiknya dibaca dulu artikel tersebut), kali ini saya akan menulis tentang Melihat No IP.
Ada beberapa cara yang bisa digunakan untuk melihat konfigurasi IP pada suatu computer. Anda bisa melihat pada control panel atau dengan tools IP, yaitu ipconfig pada winnt/win2k atau winipcfg pada win 95, 98.
12 Comments, Filed under:
Uncategorized Tags:
Artikel,
control,
ip,
ipconfig,
Komputer,
masih,
melanjutkan,
melihat,
overview,
panel,
penasarn,
tcp,
tools,
win 95,
win 98,
win2k,
winipcfg,
winnt
Published on June 7, 2009 by omahinfo
TCP/IP adalah protocol yang paling banyak digunakan dari dulu dan sampai sekarang menjadi protocol standard yang hampir didukung oleh semua system operasi dan aplikasi. Protocol TCP/IP merupakan protocol yang pertama kali digunakan oleh DARPA (Defance Advanced Research Projects Agency) sekitar tahun 1960-1970. TCP/IP ini didesain untuk keperluan menghubungkan beberapa system yang berbeda.
TCP merupakan protocol utama pada Tansport Layer protocol di dalam TCP/IP dan selalu menyediakan hubungan yang bersifat connection oriented data transportation service berselalu bekerja sama dengan IP (Internet Protocol). Dalam mengadakan koneksi, TCP selalu menggunakan port address, yang dimana packet yang dikirim atau diterima melalui port tersebut. Sedangkan Internet Protocol (IP) menghandle alamat dan routing yang ada di dalam TCP/IP. IP di dalam network harus selalu unik.
IP adalah protocol 32 bit yang biasanya ditulis dalam format ww.xx.yy.zz, dimana :
:: ww = 8 bit pertama
:: xx = 8 bit kedua
:: yy = 8 bit ketiga
:: zz = 8 bit keempat
Karena masing-masing oktaf terdiri atas 8 bit maka angka maksimum adalah 255.
5 Comments, Filed under:
Artikel,
hacking Tags:
advanced,
agency,
alamat,
aplikasi,
banyak,
bit,
connection,
darpa,
defance,
didukung,
digunakan,
dulu,
format,
handle,
ip,
kedua,
ketiga,
kini,
koneksi,
layer,
menghubungkan,
next,
oktaf,
operasi,
oriented,
overview,
packet,
paling,
pertama,
port,
projects,
protocol,
research,
sekarang,
standard,
system,
tcp,
transport
Published on June 6, 2009 by omahinfo
1. Melacak IP suatu situs
Untuk mengetahui alamat IP suatu situs, kita dapat melakukan PING terhadap situs tersebut. Caranya : Masuk ke Command Prompt dan ketikkan PING WWW.SITUS-YANG-DILACAK.COM lalu tekan enter. Maka akan muncul alamat IP situs tersebut.
2. Melacak lokasi server (real address) suatu situs
Kita dapat melacak lokasi server suatu situs hanya dengan mengetahui alamat situsnya saja. Coba anda buka alamat www.domainwhitepages.com Tinggal masukkan IP address situs tadi atau masukkan alamat situsnya dan anda akan mendapatkan info lengkap tentang server dari situs tersebut diantaranya adalah lokasi negara dan kota.
3. Melacak IP address lawan chatting kita
Saat kita menggunakan Yahoo Messenger, sebenarnya kita bisa mengetahui alamat IP dari lawan chatting kita. Caranya :
:: Kirimkan suatu file pada lawan chat kita.
:: Lalu masuklah ke Command Prompt (MSDOS) dan ketikkan NETSTAT-N lalu tekan enter, maka alamat IP lawan chatting anda (yang telah anda kirimi file tadi) akan muncul beserta port yang digunakan untuk pengiriman file.
:: Untuk mengetahui lokasi lawan chatting anda (real address) seperti ia berada di kampus atau warnet mana, tinggal anda chek di www.domainwhitepages.com dengan mempergunakan alamat IP yang anda dapatkan.
4 Comments, Filed under:
Artikel,
hacking Tags:
address,
alamat,
caranya,
chatting,
chek,
command,
dilacak,
enter,
file,
info,
ip,
ketikkan,
kota,
lacak,
lengkap,
login,
masuk,
melacak,
melakukan,
mengetahui,
Messenger,
msdos,
negara,
netstat,
ping,
port,
prompt,
real,
situs,
tekan,
terlacak,
Yahoo