Network ID, Host ID, dan Subnet Mask

Ketika anda melihat suatu alamat IP yang tediri atas format ww.xx.yy.zz sebenarnya alamat IP tersebut bisa dibagi menjadi 2 bagian, yaitu bagian yang dinamakan sebagai Network ID dan Host ID.

Network ID merupakan nomor yang harus sama dalam suatu jaringan yang sama sehingga computer bisa saling berkomunikasi.

Host ID merupakan nomor yang harus unik dalam suatu jaringan jika terdapat Host ID yang sama maka akan terjadi bentrok di network sehingga salah satu computer menjadi tidak bisa berkomunikasi.

Secara default pembagian network ID dan host ID pada class A, B, dan C adalah sebagai berikut :

Class A NetID, HostID, HostID, HostID

Class B NetID, NetID, HostID, HostID

Class C NetID, NetID, NetID, HostID

Subnet Mask

Karena perkembangan dari alamat IP yang berkembang begitu pesat dan mengakibatkan cepatnya IP yang habis terpakai maka dibulatkan konsep network mask atau yang sering disebut sebagai subnet mask. Subnet mask default untuk class network adalah sebagai berikut ini :

*Class A : 255.0.0.0

*Class B : 255.255.0.0

*Class C : 255.255.255.0

Fungsi dari subnet mask adalah untuk membagi antara NetID dan HostID default.

Melihat No IP

Melanjutkan artikel dari Overview TCP (yang masih penasaran sebaiknya dibaca dulu artikel tersebut), kali ini saya akan menulis tentang Melihat No IP.

Ada beberapa cara yang bisa digunakan untuk melihat konfigurasi IP pada suatu computer. Anda bisa melihat pada control panel atau dengan tools IP, yaitu ipconfig pada winnt/win2k atau winipcfg pada win 95, 98.