Published on June 19, 2009 by omahinfo
Ketika anda melihat suatu alamat IP yang tediri atas format ww.xx.yy.zz sebenarnya alamat IP tersebut bisa dibagi menjadi 2 bagian, yaitu bagian yang dinamakan sebagai Network ID dan Host ID.
Network ID merupakan nomor yang harus sama dalam suatu jaringan yang sama sehingga computer bisa saling berkomunikasi.
Host ID merupakan nomor yang harus unik dalam suatu jaringan jika terdapat Host ID yang sama maka akan terjadi bentrok di network sehingga salah satu computer menjadi tidak bisa berkomunikasi.
Secara default pembagian network ID dan host ID pada class A, B, dan C adalah sebagai berikut :
Class A NetID, HostID, HostID, HostID
Class B NetID, NetID, HostID, HostID
Class C NetID, NetID, NetID, HostID
Subnet Mask
Karena perkembangan dari alamat IP yang berkembang begitu pesat dan mengakibatkan cepatnya IP yang habis terpakai maka dibulatkan konsep network mask atau yang sering disebut sebagai subnet mask. Subnet mask default untuk class network adalah sebagai berikut ini :
*Class A : 255.0.0.0
*Class B : 255.255.0.0
*Class C : 255.255.255.0
Fungsi dari subnet mask adalah untuk membagi antara NetID dan HostID default.
Post comment, Filed under:
Uncategorized Tags:
alamat,
bagian,
bentrok,
berkomunikasi,
cepat,
class,
default,
dibulatkan,
format,
host,
ID,
ip,
jaringan,
Komputer,
mask,
melihat,
network,
next,
nomor,
pembagian,
subnet,
terbagi,
unik
Published on June 15, 2009 by omahinfo
Pada saat anda melakukan instalasi TCP/IP terdapat beberapa fields yang perlu anda isi.
Fields dan keterangan
IP Address : Alamat dengan format ww.xx.yy.zzn dan harus unik di dalam jaringan.
Subnet Mask : Alamat dengan format ww.xx.yy.zz
Default Gateway : Alamat dengan format ww.xx.yy.zz yang merupakan optional.
Preferred DNS : Alamat dengan format ww.xx.yy.zz yang merupakan optional.
Alternate DNS : Alamat dengan format ww.xx.yy.zz yang merupakan optional.
Mengetest Koneksi
Setelah instalasi TCP/IP anda bias memverifikasi hasil instalasi, dengan program “ping”.
Program ping akan mengirimkan ICMP ECHO REQUEST dan akan mendapatkan respon berupa ICMP ECHO REPLY. Program ini paling banyak dipakai oleh system administrator untuk mengetest koneksi jaringan.
Ping Target
3 Comments, Filed under:
Uncategorized Tags:
administrator,
alamat,
alternate,
anda,
balasan,
beberapa,
default,
dilakukan,
dipakai,
ditest,
diverifikasi,
dns,
echo,
fields,
format,
gateway,
icmp,
instalasi,
ip,
isi,
jaringan,
kandungan,
koneksi,
konfiguarsi,
laku,
mask,
melakukan,
memverifikasi,
mengetest,
mengirimkan,
next,
optional,
pakai,
perlakuan,
ping,
preferred,
program,
reply,
request,
respon,
saat,
send,
subnet,
system,
tanggapan,
tcp,
terpakai,
test,
unik,
verifikasi