7 Manfaat Kesehatan Tanaman Ganja

7 Manfaat Kesehatan Tanaman Ganja

Ganja Legal


Malaysia baru-baru ini dikabarkan akan melegalkan ganja bagi warga negaranya, meskipun bukan yang pertama kali di Asia Tenggara dengan alasan ganja memiliki beberapa manfaat. Malaysia menyetujui penggunaan ganja dengan dengan tujuan pengobatan. Malaysia bisa jadi negara kedua di Asia Tenggara yang melegalkan ganja untuk obat setelah Thailand melakukan hal yang sama akhir tahun lalu. Di Indonesia, ganja merupakan narkotik golongan pertama dengan ancaman pidana maksimal hukuman mati bagi siapa saja yang menyalahgunakan. Tapi apakah kalian semua mengetahui sisi lain yang sanagt positif, dimana ganja memiliki berbagai manfaat di bidang kesehatan terutama kesehatan tubuh manusia.

Manfaat Tanaman Ganja

Berdasarkan berbagai uji coba yang telah dilakukan beberapa orang ahli dalam dalam bidangnya, ganja ternyata memiliki sejumlah manfaat bagi kesehatan. Mungkin jarang diketahui banyak orang dan mungkin saja anda salah satunya. Manfaat ganja dalam bidang kesehatan atau di bidang kedokteran antara lain, seperti:

1. Mencegah glaukoma

Tanaman yang ini bisa digunakan untuk mengatasi dan mencegah mata dari glaukoma. Glaukoma adalah semacam penyakit yang meningkatkan tekanan dalam bola mata, merusak saraf optik mata, dan menyebabkan seseorang kehilangan penglihatan.

Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, Ganja berhaisl menurunkan Intraocular Pressure atau dikenal dengan nama tekanan bola mata, pada orang dengan tekanan normal dan orang-orang dengan glaukoma. Efek ini mampu memperlambat proses terjadinya penyakit ini sekaligus mencegah kebutaan.

2. Meningkatkan kapasitas paru

Dalam sebuah studi pada Januari 2012 oleh Asosiasi kesehatan di Amerika, disebutkan bahwa ganja tidak merusak fungsi paru-paru. Bahkan, bahan yang satu ini bisa meningkatkan kapasitas paru-paru. Kapasitas paru adalah kemampuan paru untuk menampung udara ketika bernapas.

Dalam penelitian tersebut, para peneliti mengambil sampel dari 5.115 orang dewasa muda sepanjang kurang lebih 20 tahun. Perokok tembakau kehilangan fungsi paru-parunya sepanjang waktu tersebut, tapi pengguna ganja malah memperlihatkan peningkatan kapasitas paru-parunya.

Hal ini dikaitkan dengan cara penggunaan mariyuana yang biasanya diisap dalam-dalam. Oleh sebab itu, peneliti menyimpulkan hal ini mungkin menjadi semacam latihan untuk paru. Namun, tentu saja paparan jangka panjang asap mariyuana dengan dosis tinggi bisa merusak paru-paru.

3. Mencegah kejang karena epilepsi

Sebuah studi tahun 2003 memperlihatkan bahwa ganja bisa mencegah kejang karena epilepsi. Salah seorang peneliti dari Virginia Commonwealth University memberikan ekstrak tanaman ini dan bentuk sintetisnya pada tikus epilepsi.

Obat ini coba diberikan kepada tikus yang kejang-kejang hampir selama 10 jam. Hasilnya, cannabinoid dalam tanaman ganja mampu mengontrol kejang-kejang dengan menahan sel otak responsif untuk mengendalikan rangsangan dan mengatur relaksasi.

4. Mematikan beberapa sel kanker

Kandungan dalam tanaman ganja yang bernama cannabidiol , beda ya dengan nama yang diatas, kandungan itu bisa menghentikan kanker dengan mematikan gen Id-1. Bukti ini didapat dari sebuah studi yang kemudian dilaporkan pada tahun 2007. Dalam berbagai kasus yang pernah terjadi selama ini, bahwa ganja dipercaya mampu mematikan sel-sel kanker lainnya.

Selain itu, beberapa bukti menunjukkan bahwa ganja juga bisa membantu melawan mual dan muntah sebagai efek samping kemoterapi. Meskipun berbagai ujian membuktikan keamanannya, tapi tanaman ini tidak efektif dalam mengendalikan atau menyembuhkan kanker.

5. Mengurangi nyeri kronis

Ada sebuah fakta bahwa dalam dunia medis, mariyuana kerap digunakan untuk mengatasi rasa sakit kronis, karena mariyuana mengandung cannabinoid yang membantu menghilangkan rasa nyeri ini.

Beberapa orang mengatakan bahwa tanaman ini bisa meringankan rasa sakit akibat multiple sklerosis, nyeri saraf, dan sindrom iritasi usus. Selain itu, tanaman ini banyak di manfaatkan untuk penyakit yang menyebabkan nyeri kronis, seperti fibromyalgia dan endometriosis.

6. Mengatasi masalah kejiwaan

Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Clinical Psychology Review menunjukkan bukti bahwa mariyuana membantu mengatasi masalah kesehatan jiwa tertentu. Para peneliti menemukan bukti bahwa tanaman ini bisa membantu menghilangkan depresi dan gejala gangguan stres pasca trauma.

Akan tetapi, mariyuana bukan obat yang tepat untuk masalah kesehatan jiwa, seperti gangguan bipolar dan psikosis. Malahan akan memperparah gejala orang dengan gangguan bipolar.

7. Memperlambat perkembangan alzheimer

Sebuah penelitian menemukan fakta bahwa THC mampu memperlambat pembentukan plak amiloid. Plak-plak yang terbentuk bisa membunuh sel-sel otak yang berkaitan dengan alzheimer.

THC membantu menghalangi enzim pembuat plak di otak agar tidak jadi terbentuk. Namun, penelitian juga ini masih berada di tahap awal sehingga butuh lebih banyak studi penguat.

Negara yang Tidak Melarang Ganja

Meskipun mayoritas negara di dunia melarang penggunaan ganja, tapi ada beberapa negara yang melegalkan ganja diantaranya ;

  • Belanda
  • Jerman
  • Argentina
  • Siprus
  • Ekuador
  • Meksiko
  • Peru
  • Swiss
  • Spanyol
  • Belgia
  • Republik Ceko
  • Brazil
  • Chili
  • Uruguay
  • Paraguay
  • Kolombia
  • Australia
  • Amerika Serikat

Selain itu di Asia Tenggara, Parlemen Thailand disebut akan mengesahkan aturan yang melegalisasi ganja pada Januari 2019.Negara tetangga Thailand, misalnya Malaysia dan Singapura, dalam tahap awal pembahasan terkait legalisasi ganja. Namun, jika dilihat secara menyeluruh, ganja adalah isu yang tabu dan ilegal di negara-negara di Asia Tenggara.

Kesimpulan :

Jadi itulah beberapa manfaat dari tanaman ganja dan negara yang melegalkan dan tidak melegalkan ganja. Sebelum dilegalkan sebaiknya setiap negara melihat dulu bagaimana warga negaranya, apakah mereka disiplin dan mematuhi peraturan, jika tidak apa jadi usaha pelegalan tanaman ganja. Sedangkan, saya rasa untuk pemakaiannya tidak boleh asalan atau sesuka seseorang, mereka harus mendapatkan resep dan bimbingan dari dokter. Menjaga kesehatan itu penting kawan sobat omahinfo. Lebih baik mencegah daripada mengobati.
dedi Saya adalah seorang pemuda yang ingin menjadi seorang yang cerdas

No comments for "7 Manfaat Kesehatan Tanaman Ganja "