Fakta-Fakta Unik Seorang Porter Gunung

Table of Contents

keunikan seorang porter gunung
Ilustrasi seorang porter gunung, source : pixabay

Salam sobat omahinfo,
Anda seorang pendaki pemula atau senior pasti mengenal dan tidak merasa asing dengan istilah porter. Anda bisa menemuakan jasa porter di basecamp-basecamp pendakian, bahkan Anda juga akan menemukan mereka berseliweran di sepanjang jalur pendakian. Tapi apakah kalian tahu fakta-fakta unik dari para porter gunung yang selalu siap membantu pendaki.


Porter bisa dikatakan sebagai seorang pemandu jalan sekaligus pembawa barang pendaki sampai ke puncak yang akan Anda tuju. Bagi sebagian pendaki jasa ini sangat dibutuhkan bagi parapendaki pemula atau pendaki yang ingin melakukan pendakian namun tidak sanggup membawa beban terlalu berat.

Fakta Unik Seorang Porter Gunung

Bahkan bisa dikatakan, seorang yang menjadi porter adalah pendaki yang sesungguhnya,yang kadang jasa mereka sering terlupakan. Berikut beberapa fakta unik seorang porter gunung yang mungkin belum Anda ketahui :

1. Penduduk Sekitar

Para porter gunung kebanyakan adalah para penduduk sekitar perkampungan yang berada di kaki gunung, sehingga mereka pun sudah terbiasa dan sangat hafal dengan kondisi alam sekitar dan jalur atau trek pendakian.

Para Porter mungkin sudah puluhan hingga ratusan kali melakukan pendakian gunung, sehingga bisa dipastikan kelayakan mereka untuk menjadi seorang pemandu. Belum pernah ada cerita pendaki tersesat ketika mendaki dengan para porter, kecuali ada sebuah kondisi luar biasa yang mengganggu.

2. Tidak ada Tes Khusus

Menjalani seorang porter tidak ada tes khusus untuk menjalani pekerjaan ini. Hal ini bisa disebabkan oleh kebiasaan memikul beban berat saat bertani, muda hingga tua melakukan pekerjaan yang sama yaitu menjadi porter.

Bahkan tidak jarang Anda akan menemui para porter yang cukup tua, tapi jangan meremehkan mereka, mungkin Anda yang masih berumur 20an tahun kalah dengan mereka yang sudah tua. Kebutuhan ekonomi untuk hidup menjadi satu-satunya alasan, tetapi memang itulah kenyataannya. Meskipun menjadi seorang porter bukanlah pilihan mereka, namun ketika kemampuan fisik menjadi satu-satunya modal yang bisa diandalkan, maka tidak ada pilihan lain.

3. Kuat dan Gesit

Anda tidak perlu meragukan perihal kekuatan para porter ini. Hal itu terbukti karena para porter sanggup membawa beban melebihi berat badan mereka melewati jalan menanjak dan bebatuan yang terjal.

Anda akan merasa terkejut dan mungkin malu, karena mereka tidak jarang mereka hanya menggunakan sandal jepit dan pakaian seadanya, sangat jauh dengan para pendaki yang menggunakan jaket tebal dan sepatu gunung. Mereka juga begitu gesit dalam mendaki, bahkan bisa jauh meninggalkan Anda yang sudah di mudahkan dalam pembawaan beban mendaki.

4. Selalu Ramah dan Murah Senyum

Seorang porter itu bisa dikatakan sebagai potret sesungguhnya masyarakat Indonesia yang selalu menjunjung keramahan dan murah senyum. Meskipun beban berat sedang mereka bawa dan rasa lelah yang tak karuan, mereka selalu menebarkan senyuman dan menyapa dengan ramah orang lain yang berpapasan dengan mereka.

Baca Juga : Kalau Mau Berkemah di Gunung, Ada Etikanya Lho

5.Bukan Pekerjaan Utama

Bagi sebagian porter, pekerjaan menjadi pemandu ini bukanlah pekerjaan utama mereka, hanya pada musim pendakian saja mereka menjadi porter.

Selebihnya mereka adalah petani dan buruh tani seperti kebanyakan masyarakat lereng gunung yang memanfaatkan kesuburan tanah untuk bercocok tanam untuk mempertahankan kehidupan dapur mereka.

6. Solidaritas Yang Tinggi

Para porter memiliki rasa solidaritas yang tinggi, biasanya mereka berada dalam satu paguyuban atau kelompok yang secara bergantian mendapatkan giliran menjadi pemandu. Hal ini bertujuan untuk menghindari istilah monopoli atau semaunya sendiri.

7. Koki Yang Handal

Selain menjadi pemandu dan pembawa barang para pendaki, porter juga mempunyai tanggung jawab yang lain, yakni sebagai juru masak. Tidak jarang ketika Anda mendaki, Anda akan melihat para porter selalu berusaha untuk lebih dahulu sampai, itu bukan tanpa alasan.

Mereka hanya ingin memastikan tempat beristirahat sudah tersedia dan makanan juga sudah siap untuk disajikan. Sebuah keterampilan langka bagi orang yang berotot.

8. Gunung Ibarat Mesin Uang

Bagi para porter, gunung diibaratkan sebagai mesin atau ladang kedua penghasil uang bagi mereka. Beberpa porter mengatakan sebagai rasa uacapan syukur mereka karena bisa bekerja sebagai porter dan tinggal di kaki gunung “Jika gunung tidak ada, mungkin kami akan kesulitan untuk makan”.

Baca Juga : Aliran Yang Dianut Para Pendaki Gunung Indonesia

Ada benarnya juga, tanah pegunungan yang subur dan jasa pendakian yang mereka berikan adalah sumber pencarian yang bisa mendatangkan pundi rupiah.


Kesimpulan

Inilah beberapa fakta unik yang mungkin Anda belum ketahui tentang seorang poster gunung. Semoga setelah membaca artikel ini, Anda bisa memtik pelajaran berharga tentang pekerjaan seorang porter yang kadang terlupakan. Semoga artikel ini bermanfaat dan terima kasih.

dedi_i
dedi_i Tak perlu pintar dan terkenal untuk berbagi, yang penting keikhlasan dari dalam hati.

Post a Comment