Optimasi On-page atau Off-page SEO


Optimasi On-page atau Off-page SEO

optimasi onpage dan off page seo

Sebuah blog atau website itu ibarat seorang manusia yang ingin menggapai tujuan, maka dia membutuhkan pondasi dari dalam dan luar dirinya, dari dalam itu On-page dan dari luar itu Off-page. Baiklah, kali ini Saya akan membahas apa itu On-page SEO dan Off-page SEO. Sebelumnya apakah dari Kalian ada yang sudah tahu apa itu On-page dan Off-page SEO, jika Kalian sudah mengetahui mungkin Kalian bisa menambahakan lewat kolom komentar, jika Kalian belum tahu, mari kita belajar bersama. Diatas Saya mengatakan jika dari dalam itu On-page SEO, sedangkan dari luar itu Off-page SEO, untuk lebih jelaskan mari kita belajar apa pengertian atau makna keduanya. 


On-Page SEO bisa dikatakan sebagai semua upaya yang dilakukan oleh seorang blogger dalam rangka membangun dari dalam blog atau sebuah website yang dimilikinya, mulai dari keyword mapping sampai dengan mengoptimalkan tampilan website. Sedakan Off-page SEO itu sebagai semua upaya yang dilakukan oleh seorang blogger dalam rangka membangun dari luar blog atau sebuah website yang dimilikinya, dimulai dari promosi lewat akun sosial media link building baik eksternal maupun internal link. 

Sampai sini ada yang masih belum jelas atau kurang mengerti? Jika masih belum akan Saya berikan sebuah contoh seorang pelajar yang ingin mendapatkan nilai yang bagus saat ujian. Ada dua langkah yang kemungkinan akan kita lakukan (pengalaman sendiri) yaitu dia akan belajar giat mata pelajaran yang akan di ujikan dan yang kedua mencari seorang teman yang lebih cerdas darinya bisa teman belajar mungkin bisa juga teman yang bisa nanti memberikan contekan. Dalam kasus ini, belajar sendiri dengan giat itu dianalogikan dengan On-page SEO dan Off-page SEO adalah mencari teman yang lebih cerdas.

On-page SEO


optimasi onpage SEO
source: pixabay


Sebelum bahas lebih lanjut apakah Kalian pernah memikirkan apakah artikel yang panjang dan density (pengulangan kemunculan kata kunci berupa anchor text) itu adalah sebuah kewajiban sebagai acuan dalam On-page SEO?  Bicara soal artikel panjang mungkin wajib, tapi ketika kita melihat toko online yang tidak menggunakan artikel bisa masuk halaman satu, mungkin nanti ada yang bisa menjelaskan. Sedangkan untuk density sendiri harus lebih berhati-hati agar artikel yang kita buat tidak mutar muter kesana-kemari yang akhrinya membuat bounce rate tinggi.Beberapa poin On-page SEo sebagai berikut ;

1. Judul

Mungkin kebanyakan pemain SEO masih kaku sekani dengan ini, dimana judul harus sesuai dengan keyword yang dibidik. Sekarang adalah masa atau era Google Brain (Tim Kecerdasan Google), google semakin cerdas membedakan istilah yang serupa. Jadi judul konten atau artikel Kalian tidak pelu sama persis dengan keyword Kalian. Selain itu optimalisasi judul sangat berpengaruh dalam memanfaatkan psikologis manusia yang mudah terbuai. Misalnya dengan menambahkan angka kedalam judul seperti 5 langkah jitu lolos google Adsense, atau dengan menambahkan kata atau frase yang menjanjikan seperti cara lolos google adsense yang terbukti 100% berhasil.

2. Meta Description

Meta description bertujuan untuk membantu robot google dalam memahami seluruh isi konten atau artikel blog yang kita buat sehingga lebih mudah terindeks. Ada dua kemungkinan goole menampilkan deskripsi di hasil percarian, yang pertama dari meta description dan yang kedua dari potongan konten yang ada pada halaman artikel atau konten tersebut. Ingat sebelum Kalian mempublikasikan konten atau artikel Kalian, kolom meta description jangan samapai kosong, kependekan atau kepanjangan , nanti akan menimbulkan error.

3. Link Canonical

Bisa dikatakan ini adalah hal yang wajib dan tidak boleh untuk di lewatkan, dan mungkin sudah banyak plugin yang menyematka fitur ini. Jika Kalian ingin mengetahui blog Kalian sudah ada apa belum caranya cukup mudah ketik CTRL + U atau inspect element kemudian akan masuk ke menu souce cari “Canonical”.

4. Mobile Friendly

Semenjak smartphone semakin popular dikalangan masyarakat dunia, saat ini pengguna computer atau pc banyak beralih ke smartphone mereka untuk mengakses dunia maya. Hal ini dikarenakan lebih praktis mengakses  tanpa adanya batasanya tempat dan waktu dalam mengakses. Dari data google analitik lebih dari 80% pengunjung suatu web berasal dari mobile. Jadi mau gak mau , website atau blog kita harus mobile friendly.

5. Konten 

Konten disini tentunya adalah sebuah konten yang berkualitas, dimana semakin baik bobotnya makan akan memberikan imbas yang lebih baik. Konten yang berkualitas tidak dinilai dari panjang atau pendeknya konten tapi lengkap atau tidaknya konten tersebut. Konten tidak hanya diartikel sebagai artikel, tapi bisa juga gambar, video, dan masih banyak lainnya. Saran Saya, sebelum Anda membuat sebuah konten, coba Kalian posisikan Kalian adalah calon pembaca sehingga Kalian akan lebih mudah membuat sebuah konten. Konten yang berupa artikel tidak hanya cukup bermodal SEO Friendly, tapi juga harus banyak yang di cari oleh user.

6. Heading

Tag Heading ( H1, H2, H3, H4, H5) bisa dikatakan sebagai kategori sekunder dalam sebuah artikel karena memperlihatkan struktur konten. Kenapa Saya mengatakan ini kategori sekunder, karena banyak web yang tidak menggunakan heading aman-aman saja. Tapi tidak ada yang salah jika kita juga memperhatikan sekunder karena akan menjadikan konten kita semakin baik. Dalam beberapa kasus, optimasi heading yang baik bisa menggantikan tag judul dalam hasil pencarian di google.

7. Fast Loading

Mulai pertengahan tahun 2018, kecepatan halaman sebuah website atau blog yang sering dikenal dengan pagespeed menjadi factor peringkat dalam pencarian mobile terkait mobile SEO. Tapi masih banyak juga di temukan situs yang beratnya minta ampun masih santai melenggang dengan alas an user akan rela menunggu loading blog atau Website Anda karena dipandang berkualitas.

8. ALT Image

Bisa dikatakan kategori ini bisa menjadi penentu pada kondisi tertentu, terlebih lagi jika ingin konten gambar Anda berperingkat, maksudnya jika konten Anda adalah gambar dan membuat konten gambar Anda menjadi yang teratas.

9. Internal  Link

Internal link yang bagus dan baik adalah mampu mempuat user atau pencari informasi betah membacaca di blog atau website Anda, namun kondisi itu membutuhkan internal link yang mengalir secara alami sesuai dengan artikel. 

10. Schema.org 

Kategori ini biasanya di terapkan kepada situs-situs besar seperti shoope, tokopedia dan masih banyak lainnya yang menggunakan schema versi product sehingga ketika melihat halaman mereka terdapat ranting bintang dan kadang juga terdapat harga dari sebuah produk. Kalian juga bisa menemukan ini di blog resep yang menampilkan tampialan yang unik di hasil pencarian. Yang terpenting terkait kategori ini adalah butuh pengetahuan yang luas terkait implementasinya, jika Anda salah akan menyebakan notifikasi error di webmaster tools. Banyak tema yang mengimplementasikan ini, tak jarang pula banyak yang tidak valid, jangan lupa cek di webmaster tools atau di rich content, jika Kalian menemukan error, segera perbaiki.

Off-page SEO


optimasi offpage seo
source : pixabay


Berbiacara tentang Off-page SEO terkait membangun sebuah blog atau website dari luar, ada beberapa hal yang mungkin Kalian bisa lakukan yaitu

1. Backlink

Perihal backlink, sebenarnya tak perlu ribet, berikut beberapa tips yang Saya kumpulkan yang menurut Saya mudah untuk diterapkan, diantaranya
a. Jaringan blog pribadi (Jaringan Blog Pribadi)
b. Blogger review / kontes
c. Postingan di berbagai blog atau website, baik itu blog teman atau website terkenal
d. Blogwalking
Untuk urusan backlink, lebih baik diarahkan ke homepage blog atau website Kalian, sedangkan jia diarahkan keartikel bertujuan jika artikel tersebut tidak memiliki rangking yang tinggi.

2. Sosial Medial

Dari hasil pengamatan di blog Saya yang pertama, artikel yang Saya share atau mendapatkan share di facebook atau platform sosial media lainya lebih cepat naik ke halaman pertama google.

3. Branding

Brandig yang kuat dan tanpa kenal lelah juga bisa membatu sebuah website atau blog lebih cepat naik ke halaman pertama google.

4. Pengecekan

Jika usaha Kalian telah terbanyarkan dengan konten Kalian berada pada halaman pertama dan proses SEO juga berhenti. SEo tidak sesederhana itu Ferguso. Kalian harus selalu memantau SEO yang sudah Kalian lakukan dengan search console dan google analitik. Bca data yang ada di search sonsole, kalau ada kesalahan segera cari tahu dan segera lakukan perbaikan. Selain itu kita juga harus mengawasi backlink yang mengarah ke website atau blog kita, caranya cek di menu tautan. Jika ada yang mencurigakan link tersebut segera lapokan ke disavow. Untuk Google analitik Kalian bisa memantaunya melalui menu Insights. Lakukan proses ini minimal setiap minggu untuk mengetahui perkembangan website atau blog Kalian.

Kesimpulan :

Baiklah, kita kemabali ke contoh persoalan paling awal, utnuk mencapai nilai yang bagus kita dapat belajar dengan giat sendirian dan belajar bersama teman. Saya pernah melakukan salah satu dari yang ditulis diatas dan akibatnya Saya bisa dan sering atau jarang berbagi ilmu kepada teman yang akhirnya banyak yang tidak suka pada Saya. Meskipun itu bagus, tapi jika kita banyak kehilangan teman atau tidak mendatangkan keuntungan bagi Saya apalagi orang lain. Hal itu berlaku juga dengan SEO. Lakuakan ON-Page SEO dan Off-page SEO dengan imbang untuk membangun blog atau website Kita dari Nol. Intinya On-Page SEOberkatian dengan pembangunan blog agar user jadi enak mengunjungi blog atau website kita sedanagkan Off-page SEO tentang promosi konten blog atau Website Anda.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Optimasi On-page atau Off-page SEO"

Post a Comment

Cerdaslah dalam berkomentar